Minggu, 17 Juli 2016

Si Siro Anak Musik Rock

Si Siro Anak Musik Rock Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada kisah seorang anak. Anak ini berusia kurang lebih 17 tahun. Anak ini seorang laki-laki kira-kira mempunyai tinggi 170 cm, dan bersekolah di SMA perkutut. Anak ini menyukai musik berirama Rock Full. Dia (seorang anak laki-laki ini), baginya musik rock adalah bagian dari hidupnya, anak ini di besarkan di keluarga yang tidak begitu mencolok dan tidak begitu rendah, ya bisa dibilang sebagai anak yang setandar lah. Tapi karena semangat yang dimiliki anak ini, dalam menyukai musik rock dia bisa menuai kesuksesan. Oya ini belum masuk ke inti ceritanya. Kita mulai ya.

Kira-kira cerita yang di latar belakangi oleh seorang anak ini adalah di mulai di sekolah yang dia tempati. Seperti biasa anak sekolahan lainnya, masuk pas tin-tong pukul 07:00 WIB, dan pulang 13:00 WIB (untuk umum). Bermula di dalam kelas, pas banget ceritanya di muat waktunya pelajaran kesenian, seorang guru yang termasuk wali kelasnya juga memberi para murid-murid untuk tampil menyanyi dengan musik dan lagu yang mereka sukai. Satu-satu bergilir di suruh oleh bu guru untuk mencoba menyanyikan lagu. Pertama guru menyuruh anton.
“anton majulah untuk menyanyikan sebuah lagu yang kamu sukai”, bilang ibu guru pada anton.
“baik bu guru”, sahut anton

Anton memulai nyanyian
... baca selengkapnya di Si Siro Anak Musik Rock Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 16 Juli 2016

Makna di Hari Raya Idul Fitri

Makna di Hari Raya Idul Fitri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Ayo bangun Fazzy! Kita hari ini Sholat ied lho! Nanti kita bisa ketinggalan!” Panggil kakak dari Fazzy bernama Mizzy. Mereka kakak beradik kembar. Umur mereka sama, Fazzy 12 tahun, Mizzy 12 tahun lebih 1 bulan. Wajah mereka sangat mirip. Sampai-sampai, guru dan teman-teman mereka masih keliru memanggil nama mereka secara refleks. Walaupun mereka kembar, mereka tidak pernah berebut sesuatu. Mereka juga tidak saling ribut.

Akhirnya Fazzy bangun. Dia kaget, ternyata Papa, Mama, dan Mizzy sudah siap dengan baju lebarannya masing-masing. Fazzy sangat terburu-buru.

Akhirnya, semua sudah siap. Keluarga itu pun menjalankan sholat Ied berjamaah di Masjid dekat rumah mereka. Setelah sholat Ied. 1 keluarga itu melakukan sungkeman. Setelahnya, mereka berkunjung ke rumah saudara sepupu Fazzy dan Mizzy.
Setelah sampai di tujuan, Hanny menyambut adik-adik sepupunya dengan antusias. Mereka bermain di sungai sebelah rumah Hanny. Fazzy iseng mengerjai kakaknya dengan mencipratkan kecil air sungai ke kaki kakaknya. “Fazzy! Jangan iseng dong! Basah nih celanaku..” Keluh Mizzy. “Sorry kak, sengaja..” Canda Fazzy. Hanny melihat saudara kembarnya sambil tertawa. “Sudah-sudah, kita makan dulu yuk. Lapar nih” Ajak Hanny. Mereka pun makan bersama dengan menu hidangan yang seharusnya ada di hari raya Idul Fitri ini, yaitu opor ayam dan ketupat. Bisa juga ditambahkan dengan sambal goreng.

Selesai makan bersama, seluruh
... baca selengkapnya di Makna di Hari Raya Idul Fitri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 15 Juli 2016

Malu Ah Sama Monyet!

Malu Ah Sama Monyet! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Erika Untung

Ada hal menarik yang saya lihat ketika sedang menghabiskan akhir minggu bersama dengan papa, mama, oma, dan 2 adik saya. Dalam sebuah perjalanan di daerah Kelapa Gading, saya melihat hal yang cukup menggelikan ketika sedang terjebak kondisi jalanan yang macet. Di pinggir jalan ada 1 ekor monyet beserta dengan sang majikannya. Ketika mobil yang saya tumpangi secara perlahan maju ke depan menjauhi monyet tersebut, perhatian saya secara tidak sengaja tetap tertuju pada si monyet tersebut. Sang pengendara mobil di belakang saya menjulurkan tangannya untuk memberikan selembar uang seribuan kepada monyet tersebut. Apa yang terjadi?

Monyet tersebut menerima uang lembaran tersebut. Kemudian melipatnya … dan menciumnya, serta menunduk berterimakasih kepada sang pemberi uang tersebut.. Whew! Sungguh hampir sama dengan manusia bermental pengemis yang semakin banyak saja di negeri ini! Kemudian sang monyet tersebut memberikan uang tersebut kepada majikannya yang hanya cengar cengir tersenyum senang.

Tidak berapa jauh dari tempat tersebut, ada seekor monyet dan seorang majikann
... baca selengkapnya di Malu Ah Sama Monyet! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Menunggangi Ironi

Menunggangi Ironi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda ingin lebih kreatif dan tampil impresif? Kalau cuma mau impresif, kendarai Ferrari. Kalau itu tak cukup dan malah ribet, tunggangi saja kekuatan ironi, maka Anda akan mendapat keduanya.

Kedahsyatan kekuatan ironi terletak pada negativitasnya. Kalau Anda bisa menungganginya, Anda juga akan dianggap dahsyat.

Terhadap nuansa negatif ironi sekurang-kurangnya kita dapat melakukan dua hal. Pertama, menonjolkan negativitas itu dengan mengontraskan perkaranya. Kedua, mengungkapkan ironi untuk sesuatu yang positif, atau memulasnya sehingga memiliki konsekuensi yang bernuansa positif.

Cara pertama adalah cara yang paling lazim, banyak diketahui dan banyak dipakai. Cara ini paling mudah dilakukan dengan menunjuk kontras pertentangan antara yang seharusnya dan yang senyatanya, atau pertentangan antara yang biasanya dan kekecualiannya. Ketika bicara mengenai keadilan, misalnya, akan impresif Anda kalau bisa menunjuk lembaga atau pihak yang paling diharapkan bisa menegakkan hukum dan keadilan ternyata dalam praktiknya malah menginjak-injak hukum dan keadilan itu. Drama cicak vs buaya lama jadi berita karena kekuatan negativitas ironi di dalamnya.

Cara ked
... baca selengkapnya di Menunggangi Ironi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 14 Juli 2016

Bapak

Bapak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Angin mendesis dan menyusup melalui daun jendela cokelat yang semakin usang. Malam beranjak tua. Bulan setengah bulat perlahan naik tepat di atas pohon kelapa yang menjulang tinggi. Pohon kelapa peninggalan kakek, yang sudah berdiri kokoh lebih dari setengah abad yang lalu. Dulu, kakek yang menanamnya.

Kata bapak, sewaktu aku kecil, ketika umurku 6 tahun, bapak sering memanjat pohon itu. Menaikinya pijakan demi pijakan hanya untuk mengambilkan sebiji kelapa untukku.

Bapak dulu begitu cekatan dan sangat hati-hati ketika menyusuri setiap jengkal batang pohon kelapa yang begitu tinggi mencengkram langit. Dengan kaki telanjang, celana cokelat tua yang kusam dan banyak noda di mana-mana, kaos oblong yang terkoyak di bagian ketiak kanannya, serta sebilah golok kesayangan yang diikatkannya dengan tali tambang pada samping perut kirinya, bapak terlihat sigap dan tangguh menjejaki setiap titian yang dibuatnya tiap setengah meter di batang pohon.

Kalau bapak sudah berhasil menaklukan pijakan demi pijakan. Bapak selalu berseru, “Bapak sampai, Nak.” Begitu kata bapak dengan lantang di antara onggokan kelapa yang hijau ranum.

Bagi bapak, kebiasaannya memanjat pohon kelapa bukan semata hanya untuk menuruti kemauanku untuk merasakan segarnya buah yang kaya manfaat ini, terlebih karena bapak merasa lebih berseri dan me
... baca selengkapnya di Bapak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 10 Juli 2016

Sebelum Menulis, So What?

Sebelum Menulis, So What? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saya mulai tertarik dengan dunia kepenulisan sejak mengikuti workshop kepenulisan bagi para pekerja rumah tangga di Hongkong yang di adakan oleh komunitas Café De Kosta. Kemudian saya banyak mengikuti milis-milis kepenulisan, di antaranya milis penulis best-seller. Apa saja yang saya posting di sana? Selain puisi dan cerpen, saya juga mengirim opini atau artikel-artikel, bahkan sekedar tanggapan dengan topik yang menarik untuk dibahas. Dari mana saya mendapatkan bahan-bahan itu? Apakah dari membaca buku, majalah, Koran, dan situs internet?

Membaca adalah semacam bekal untuk mengisi pikiran kita. Membaca sangat membantu saya. Akan tetapi jika saya berusaha memasukkan gagasan-gagasan dari buku, opini di majalah, koran ataupun dari situs internet ke dalam pikiran saya, kemudian meneruskan kepada orang lain, pasti akan ada yang kurang bebas dalam tulisan saya. Rekan-rekan yang membaca tulisan saya mungkin tidak begitu tahu ketidakberesannya, tapi bagaimanapun juga mereka tidak mungkin akan tertar
... baca selengkapnya di Sebelum Menulis, So What? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 05 Juli 2016

Setangkai Bunga di Tebing Gunung

Setangkai Bunga di Tebing Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Syifa Nisa Aulia, begitu nama lengkapnya. Aku memanggilnya dengan sebutan Bunda Nisa, karena Bunda telah mempunyai suami dan anak. Kehidupan keluarga Bunda begitu harmonis. Berbingkaikan cinta dan kasih sayang yang tulus serta diperindah dengan kemantapan iman mereka kepada Sang Maha Kuasa. Namun dibalik kebahagiaan yang Bunda rasakan bersama suaminya, ternyata rumah tangga mereka pernah diguncang oleh prahara rumah tangga yang membuat Bunda berkeinginan untuk bercerai dengan suaminya. Syukurnya Allah memberikan jalan untuk masalah mereka.

Setelah menamatkan S1 di FKIP Matematika, Bunda diterima menjadi guru Matematika di salah satu SMP yang ada di daerah ku. Bunda mulai mengajar di SMP tersebut pada tahun 2002. Aku menjadi murid Bunda pada tahun 2008, saat aku kelas 2 SMP. Aku senang belajar Matematika dengan Bunda. Karena Bundalah aku menyukai pelajaran yang mengerikan bagi sebagian orang ini, termasuk aku. Sejak SD, aku tidak senang belajar Matematika karena rumit dan membosankan. Tapi, ketika aku bertemu Bunda semua berubah. Bunda dengan sabar dan semangat mengajarkan ku Matematika dan ia berhasil membuat ku cinta dengan pelajaran tersebut. Bundalah gur
... baca selengkapnya di Setangkai Bunga di Tebing Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu