Sabtu, 25 Juni 2016

Filosofi Memanah

Filosofi Memanah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, di suatu senja yang kelabu, tampak sang raja beserta rombongannya dalam perjalanan pulang ke kerajaan dari berburu di hutan. Hari itu adalah hari tersial yang sangat menjengkelkan hati karena tidak ada satu buruan pun yang berhasil dibawa pulang. Seolah-olah anak panah dan busur tidak bisa dikendalikan dengan baik seperti biasanya.

Setibanya di pinggir hutan, raja memutuskan beristirahat sejenak di rumah sederhana milik seorang pemburu yang terkenal karena kehebatannya memanah. Dengan tergopoh-gopoh, si pemburu menyambut kedatangan raja beserta rombongannya.

Setelah berbasa-basi, tiba-tiba si pemburu berkata, "Maaf baginda, sepertinya baginda sedang jengkel dan tidak bahagia. Apakah hasil buruan hari ini tidak memuaskan baginda?"

Bukannya menjawab pertanyaan, sang raja malah beranjak menghampiri sebuah busur tanpa tali yang tergeletak di sudut ruangan. "Pemburu, kenapa busurmu tidak terpasang talinya? Apakah engkau sudah tidak akan memanah lagi?" tanya sang raja dengan nada heran dan terkejut.

"Bukan begitu baginda, tali busur memang sengaja hamba lepas agar busur itu bisa ?istirahat'. Jadi, ketika talinya hamba pasang kembali, busur itu tetap lentur untuk melontarkan anak panahnya. Karena berdasarkan pe
... baca selengkapnya di Filosofi Memanah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Creative Destruction

Creative Destruction Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

William R. Patterson, penulis bestseller berjudul The Baron Son, mengatakan, “Knowledge opens the door to many opportunities – pengetahuan membuka pintu ke berbagai kesempatan.” Saya jadi bertanya-tanya, adakah penanda utama abad ini yang perlu kita ketahui agar kita bisa menghadapinya dengan sebaik-baiknya?

Memikirkan hal ini saya ingat buku suntingan Rowan Gibson. Judulnya Rethinking The Future. Buku itu terbit setahun sebelum tutup abad yang lalu, jadi sudah berumur satu dasawarsa, tetapi banyak hal yang masih amat relevan.

Dalam buku itu disajikan beberapa tema yang amat inspiratif bagi kita sebagai individu, maupun sebagai representasi dari suatu lembaga, entah bisnis, kemasyarakatan, maupun pemerintahan. Di situ ada tokoh seperti Charles Handy dan Stephen Covey yang memikirkan kembali mengenai prinsip-prinsip dasar kita. Ada pula Michael Porter, CK Prahalad, Gary Hamel yang memikirkan ulang mengenai kompetisi. Ada Michael Hammer, Eli Goldblatt dan Peter Senge yang memikirkan kembali mengenai kemampuan kontrol kita di tengah kompleksitas. Ada mahaguru kepemimpinan Warren Bennis dan John Kotter yang berpikir ulang mengenai kepemimpinan. Selanjutnya ada Al Ries, Jack Trout, dan Philip Kotler yang memikirkan ulang mengenai pasar. Dan tak ketinggalan pentolan f
... baca selengkapnya di Creative Destruction Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 24 Juni 2016

Bangkitkan Semangat Mencapai Kemakmuran Dengan Visi

Bangkitkan Semangat Mencapai Kemakmuran Dengan Visi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Where there is no vision, the people perish/ die. – Ketiadaan visi membuat manusia mati.” ~ King Solomon

Saya terinspirasi begitu besarnya kekuatan visi ketika saya menyaksikan semangat bangsa China menyambut Olimpiade Beijing 2008 yang sangat luar biasa. Semangat dan kesatuan mereka membuat presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, berkomentar, “Ini (olimpiade) bagi rakyat China adalah acara yang sangat berarti.”

Dulu China adalah negara yang sangat konservatif terhadap budaya asing. Tetapi beberapa tahun belakangan negeri tersebut sudah mulai terbuka terhadap masuknya budaya asing. Ajang olahraga olimpiade menjadi salah satu bukti sikap terbuka bangsa tersebut menerima dunia luar dan menjadi bagian dari era globalisasi.

Seluruh masyarakat dari anak-anak sampai lansia ingin menyukseskan agenda penting pemerintah China tersebut. Menjelang olimpiade digelar sejumlah aturan sudah diterapkan di Beijing, ibu kota China. Aturan tersebut diantaranya adalah dilarang mengupil, menguap, menggaruk kepala saat berbicara dengan orang asing, selalu tersenyum, dan diminta selalu mengatakan ‘kamu sungguh luar biasa’.

Bahkan beberapa kali sudah diselenggarakan kampanye mengubah kebiasaan buruk warga Beijing. Seluruh wargap
... baca selengkapnya di Bangkitkan Semangat Mencapai Kemakmuran Dengan Visi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 22 Juni 2016

Ikatan Terkuatku

Ikatan Terkuatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Kamu kenapa, Lun?” tanyaku penuh penasaran.
Luna tak menjawabku. Ia hanya lemparkan senyum padaku. Argh! Sial! Ada apa dengannya?
Kemarin ia masih begitu semangat dan energik. Bahkan selalu menceramahiku bila aku tak mengerjakan pr atau terlalu mengganggunya. Memang baru dua bulan saja aku mengenal Luna. Aku memang tidak tahu bagaimana sosok Luna secara penuh, Namun aku mengetahui sosoknya selama ia berada di kelas ini. Ia baik, perhatian, semangat, dan suka makan.
Melihatnya dalam kondisi seperti ini membuatku frustasi. Ya, 100% Frustasi. Aku coba tuk menggoda dan memancingnya, namun ia hanya tersenyum lagi. Bah!. Hatiku tak bisa tenang. Kalau begini terus aku harus gimana!?
“Toet Teot…”
Bunyi bel pertanda masuk pelajaranpun berdering. Dengan tangan hampa, aku duduk di kursiku dan menenangkan fikiranku. Guru les pertama masuk dan kegiatan belajarpun di mulai.

“Oi, Luna!” Seruku dengan keras di depan meja ia duduk. Lagi, ia membalas hanya dengan senyum hampa.
“Ada masalah kah, Luna? Kalau ada ceritakanlah padaku. Aku kan temanmu. Teman itu saling menolong. Dan kapanpun itu, bila kau sedih maka aku sebagai temanmu akan datang tuk menyamankanmu. Teman akan terus ada di kala senang maupun duka”
Kali ini ia merespon dengan menatapku dengan wajah terkejut. Lalu ia menunduk dan tangannya meremas roknya. Ia berdiri secara tiba tiba dan mengatakan bahwa dirinya tidak apa apa
... baca selengkapnya di Ikatan Terkuatku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 21 Juni 2016

Menulis Buku Best Seller Itu Gampang

Menulis Buku Best Seller Itu Gampang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Saya kenal dengan banyak orang yang tidak bisa ketika mereka mau, karena mereka tidak melakukannya ketika mereka bisa.” – Francois Rabelais (Pengarang Perancis)

Apa yang pertama membuat saya tergerak menulis buku unik ini? Tak lain adalah sebuah perbincangan hangat di ruang tamu Gedung Kompas-Gramedia lt.4 pada akhir 2003 lalu. Saya bertemu dua teman lama yang berprofesi sebagai peneliti, dan berdiskusi mengenai situasi ekonomi-politik menjelang Pemilu 2004. Sungguh, rasanya tak sejengkal isu pun bakal terlewat jika sedang asyik berdiskusi dengan para intelektual seperti mereka. Kedua rekan saya itu sangat antusias, sambung-menyambung argumentasinya, dan memperdebatkan begitu banyak isu menarik yang hendak dituangkan dalam bentuk tulisan atau buku politik.

Beberapa ide yang sempat mereka kemukakan antara lain adalah membuat buku track record dan janji-janji para politisi kondang, rapor merah partai-partai, catatan pemilu dari tahun ke tahun, humor politik, sampai ide buku tentang pariwisata klenik. “Kalau dibukukan, rasanya tema-tema tadi pasti digemari orang. Bisa-bisa jadi buku best seller…” ujar teman saya be
... baca selengkapnya di Menulis Buku Best Seller Itu Gampang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 09 Desember 2015

Rumah Buku #BiennaleJogja13

Ingin melihat dunia? 
Buka (baca) buku.

Tanya kenapa?

Karena buku yg bagus akan membawa pembacanya melihat dunia tanpa harus mendatangi lapangan secara langsung.
Tapi jujur, buat aku pribadi, lebih suka terjun langsung melihat dunia ketimbang cuman tau dunia lewat kata2 macam yg terdapat didalam buku. Meskipun perlu banyak mehong yang harus dikeluarkan untuk mewujudkan hal tersebut. Tapi tetap ingat satu hal, dimana ada kemauan, disitu ada jalan. Haha...
Siapa tau ya tiba-tiba dapat gratisan liburan kemana kek gitu Kan lumayan XD XD XD
Dan juga satu hal yang perlu sekali diingat, Meskipun kita berpikir kita tak mampu melakukan suatu hal namun jika Allah berkehendak pasti itu semua akan terwujud. So, let's be a positive thinker guys. Selalu berprasangka baik apapun yang terjadi. Sebab, segala sesuatu itu pasti ada sisi baik dan buruknya *eh apaan sih kok jadi sok religius gini*. Hehehe

Rumah Buku di #BiennaleJogjaXIII lantai 2




Senin, 07 Desember 2015

Selayang Pandang Ucapan Terima Kasih

Uswah, peserta pelatihan pemuda kreatif asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Dia merupakan satu-satunya peserta asal pulau Kalimantan yang mengikuti pelatihan tersebut.
Hi, Everybody...
Terima kasih kepada Allah SWT yg masih memberikanku kesempatan untuk mengucapkan rasa terima kasih ini.
Terima kasih Kemenpora RI serta Assisten Deputi Organisasi Kepemudaan yg telah mengadakan pelatihan membatik dan menyablon selama satu bulan di DIY Yogyakarta, Sewon, Bantul, Tembi, sehingga aku bisa bertemu pemuda/i luar biasa dari berbagai daerah di Indonesia dan menemukan sebuah keluarga baru, Keluarga Nusantara. Semoga tali silaturahmi ini akan tetap terjalin dg baik meskipun pelatihan tersebut telah usai.

Terima kasih kepada Kampoeng Inggris Standford (King Standford), salah satu lembaga kursus bahasa inggris yg terletak di kota cantik Palangka Raya, yang telah menjadi wadahku mencari sesuap nasi selama ini dan masih menerimaku bekerja meskipun telah aku bengkalaikan selama satu bulan demi mengikuti pelatih tersebut. Semoga King Standford makin maju dan menjadi lembaga yg makin terpercaya kedepannya. 
Terima kasih kepada mr. Luqman Baehaqi yg selalu membimbingku untuk tetap maju meraih cita2 dan telah mengizinkanku mengikuti pelatihan tersebut. Semoga bapak selalu dalam keadaan sehat dan sejahtera. 
Terima kasih terspesial untuk bro Suprayitno Zie Yonief yg telah menjadi jembatan penghubung sehingga aku bisa mengikuti pelatihan tersebut. Semoga brother senantiasa di limpahi kebaikan dalam hidupnya. 
Terima kasih kepada teman2 sekalian yg namanya tak bisa aku sebutkan satu persatu. Kalian luar biasa. Terutama teman2 seperjuangan di King Standford yg selalu mendukungku. Maaf jika hanya sedikit yg bisa kelakukan untuk membalas semua budi baik kalian. Aku hanya berharap semoga Allah membalas kebaikan kalian berlipat2 ganda. Aamiin
Terima kasih Keluarga Nusantara yg telah menerimaku sebagai salah satu anggota dari kalian. Anggota dari orang2 hebat nan luar biasa serta kreatif dalam segala hal, yg mana kini hal tersebut telah menjadi motto baru hidupku, "Selalu Kreatif dalam Berpikir dan Bertindak". Semoga aku bisa senantiasa mengamalkan hal2 baik yg aku terima selama pelatihan bersama kalian, Keluarga Nusantara di Desa Wisata Tembi.
Sekali lagi terima kasih kepada semua teman2 yg selalu mensupport-ku dan menerima kekurangan serta kelebihanku dalam keadaan apapun. Dengan kerendahan hati, kurang dan lebihnya sekali lagi aku mohon maaf. Dan sekali lagi terima kasih untuk semuanya.
Semoga ilmu yg aku dapat dari pelatihan tersebut dapat berguna bukan hanya untuk diriku sendiri tapi juga untuk orang lain.


Senin, 07 Desember 2015
- Uswah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia

Ps:
Kontak: (WA) +6287781772212 atau uswah18@gmail.com

Usai Pentas Seni bertema Nusantara
Uswah, peserta perwakilan dari Palangka Raya, Kalimantan Tengah (paling kiri)
bersama Yona Pemela, peserta perwakilan dari Tasikmalaya, Kab. Ciamis (paling kanan)
dan Meta Enjelita, guru membatik (nomor dua dari kiri) serta Adnan, guru menyablon (nomor dua dari kanan)